Fakta Unik Korek Kuping Menggunakan Cotton Bud Yang Kamu Harus Tahu

Sering membersihkan kuping dari kotoran menggunakan korek kuping / cutton bud ??

berikut fakta yang harus kamu ketahui dari Korek Kuping Menggunakan Cotton Bud Yang Kamu Harus Tahu

1. Menurut Para Ahli / Peneliti

Para peneliti dari American Academy of Otolaryngology mengungkapkan, memasukkan benda asing ke dalam saluran telinga, seperti korek kuping, malah bisa menyebabkan berbagai masalah pendengaran dan justru meningkatkan produksi serumen. Serumen atau lilin telinga adalah kotoran telinga berwarna kekuningan dan berminyak. Serumen inilah yang berusaha dikeluarkan dengan mengorek-ngorek telinga.

2. Efek Samping

Selain itu, mengorek kotoran telinga menggunakan korek kuping bisa menusuk gendang telinga, merusak tulang rawan di telinga, hingga menyebabkan infeksi.

3. Dampak tidak langsung

Wajah menjadi tidak simetris, Tidak secara langsung, tetapi bila proses saraf terus menerus tertekan maka (dalam waktu belasan tahun) saraf pengontrol otot wajah akan menjadi tidak seimbang dan menyebabkan wajah jadi tidak simetris. contohnya seperti kelopak mata yang beda sebelah , ini adalah hasil dari kita menekan saraf pengontrol otot wajah.

so, membersihkan kotoran telinga kamu sebenarnya cukup sebatas daun telinga saja, tidak perlu sampai ke liang telinga. Mengapa? Karena telinga sudah memiliki mekanisme pembersihannya sendiri. Pada liang telinga, tepatnya di 1/3 bagian luar telinga yang berbulu, terdapat kelenjar minyak atau serumen. Ini berfungsi untuk mencegah masuknya kotoran, serangga, serta bakteri. Dalam keadaan normal kelenjar ini akan mengeluarkan minyak sedikit demi sedikit, meleleh keluar ke daun telinga. Limbahnya menyerupai kotoran yang liat atau lembek, namun akan mengering dengan sendirinya. Setelah kering, kelenjar tadi akan memproduksi minyak kembali. Demikian mekanisme kerjanya dalam membersihkan telinga secara alami. Tetapi kalau liang telinga terlalu sering dirangsang, kelenjar ini akan mengeluarkan minyak berlebihan yang justru kurang baik buat kesehatan telinga.

Semoga bermanfaat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *